Kamu

 

/1/
Mendekatimu, berarti mendekati Tuhan

pada musimmusim tak bernama
serupa penikmat tasbih
mengingatmu, tak rasakan buih
begitupun aku
kaulah ibadahku

/2/
Mencintai itu, kamu
Seperti nafas yang lepas
Aku jantungmu, kau detakku
pasrah

/3/
Aku tak mengerti cinta
kecuali kamu.
ketika angin menghempas ingin
selepas bayangmu tertinggal sendiri
aku diam disapa malam

Tinggalkan komentar

Filed under Ceritaisme

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s