Gerimis

terlalu banyak gerimis di mataku, mengalir ke dalam jiwa

tak juga deras, masih juga enggan reda. Memaksa membayangmu

padahal wajahmu adalah setuang siksa dan sesendok surga pada gelas
kehidupanku. Di hatiku terbuka pintu, tertinggal kuncinya pada tanganmu.
Gerimis di hati, membentuk kolam tanpa ikan.

2 Komentar

Filed under Ceritaisme

2 responses to “Gerimis

  1. gak apa klu cuma gerimis,,, jangan sampe hujan lebat,, ntar takutnya banjirr….😀

  2. Ijonk Muhammad Adi Nugroho

    Mita: Bila hujan lebat, akan tenggelam rasanya🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s