Tanah

 

Sebab pertama, adalah perihal kembali

Kemanapun pergi,

Masa lalu kau jadikan dirimu.

Berpijak berjejak segala

Ada butir yang getir,

Tanpa peduli lagi: tanah suatu kali akan basah

Menyerbak bau humus.

Dan kau menunggu,

Dengan setia, di akhir dan ujung hari ini

Tanpa pergi kemana-mana

Tinggalkan komentar

Filed under Ceritaisme

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s