Senja Makara

 

Senja telah bergulir di bibir makara

Menghirup semerbak tunas di ujung balairung

Melihat hijau cokelat air danau yang mampat

dan siut angin membawa azan dipenggala

 

lalu lalang jejak langkah menempuh cita

dari usia yang muda dan kita menjadi saksi

kehidupan yang akan datang

antara harapan dan kecemasan

 

ada yang menjelang dan pula menghilang

di tanah bersejarah para kutu buku

melangkah dengan wajah sumringah,

mengira ini tanah hiburan.

Bukan!

Ini tanah perjuangan.

 

“Buat apa kau masuk kampus rakyat,

Kalau bukan untuk rakyat, apalagi enggan

Menyebut dirimu bagian dari rakyat!”

 

Senja menjadi tanda, diantara jeda

Tinggal kau pilih saja.

Akan jadi sinar terang, atau malam yang buram

 

Sebentar lagi kita lihat bulan,

Rusa rusa akan kembali ke kandang

Lebih baik pulang bila tak ikut berjuang

Karena makara tak butuh sekadar suara

Tapi tindak nyata.

@ijonkmuhammad 26/06/2011

1 Komentar

Filed under Puisi

One response to “Senja Makara

  1. hey, ijonk! ^^
    1 halaman cuma buat lw? hoho…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s