Tentang Bunga

Memang banyak bunga-bunga mewarnai dunia, denga kicau merahnya, lantunanan pelanginya, atau kesejukan harum semerbaknya. Membuat peluh jadi sembuh, melunakkan jiwa yang keras, atau bahkan sebagai tanda cinta. Tapi, satu bagiku, kalau diperhatikan dengan seksama, bunga itu memang perlambang cinta. Bukan karena sering dipergunakan sebagai hadiah pertanda cinta. Tapi karena kuat, ya dia kuat. Misal, kala malam, aku selalu menunggu, bahkan siang menjaganya, untuk menanti kemekaran bunganya. Tapi juga tak kunjung mekar, meski kuterus menunggu. Dia tak juga bermekar. Dia justru bermekar pada pertiga malam, saat aku terlelap atau dalam naungan sujud malam. Dan nyatanya, kemekarannya aku lihat di pagi hari. Indah sekali, sejuk nian, merdu berdendang. Ya, dia perlambang cinta. Karena dia kuat. Dia kuat menahan mekar untuk dilihat sampai waktu pagi tiba. Saat aku siap menerima kemekarannya dan menikmati indahnya. Dia kuat menahan keindahan sampai waktunya. Aku rasa itulah cinta. Itulah kuat. Dia kuat menahan untuk menyatakan cintanya sampai waktu aku siap pada cintanya. Meski ada tanda cinta dia terus menahan karena tahu aku belum siap pada cintanya. Itu malam, itu kegetiranku yang tak sabar. Itulah bunga perlmbang cinta.

Ijonkmuhammad 18-05-2011

Tinggalkan komentar

Filed under Aforisma

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s