Cemara Hujan

Cemara hujan melintas, seputihnya

Dalam larutan di penghujung jendela

Membasuh embun

Meraba fajar

Bulan belum turun, tersangkut

Ventilasi rumah

Kau merapat pada kaca-kaca jendela

Memeluk sunyi kasur-kasur daun

Kau, boleh beri derap tanganmu

Membasah lantai rumahmu

Dengan senyum

Yang hujan pelan, dan petir

Menyala renyap-renyap

Di petak ini ada ari mencemara

Memancur dalam kristal yang buru

Kau cuplik riwayat langkah kita

Berbuku-buku jemari bayi

Cemara hujan

Ada di bongkah tengah dadamu

Mengimpuls

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Ceritaisme

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s